Berita Daerah

24 Oct 2005

INDUSTRI KERAMIK SETUJU PGN NAIKKAN HARGA GAS 15 PERSEN

Asaki.or.id – Jkt, Jakarta (ANTARA News) - Asosiasi Industri Keramik (Asaki) menyepakati kenaikan harga gas sebesar 15 persen yang telah berlakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mulai 15 Oktober 2005.

Sekretaris Perusahaan PGN Widyatmiko Bapang di Jakarta, Kamis, mengatakan, kesepakatan itu tercapai setelah dilakukan pertemuan secara business to business (B to B) antara PGN dan Asaki pada 19 Oktober lalu.

“Pertemuan secara B to B itu juga menghasilkan kesepakatan administrasi mengenai keringanan mekanisme pembayaran seperti yang diajukan Asaki,” ujarnya.

Keringanan kepada industri keramik itu berupa pembayaran harga gas dalam rupiah secara mengangsur sebanyak enam kali mulai tahun depan.

Per 15 Oktober 2005, PGN menaikkan harga gas 15 persen dari 3,7 dolar AS per mmbtu menjadi 4,5 dolar AS per mmbtu dan per 1 Januari 2006 akan kembali naik menjadi sekitar 5 dolar AS per mmbtu.

Harga gas 4,5 dolar AS per mmbtu itu terdiri dari 3,3 dolar AS per mmbtu dan Rp450 per meter kubik.

Kesepakatan yang ditandatangani Direktur Pengusahaan PGN Nur Subagio dan Ketua Umum Asaki Achmad Widjaja menyebutkan, sampai akhir tahun industri keramik akan membayar harga gas sebesar 3,3 dolar AS per mmbtu dan Rp295 per meter kubik yang merupakan harga lama.

Kekurangan Rp155 per meter kubik akan dibayar mulai tahun depan dengan mengangsur sebanyak enam kali antara Januari-Juni 2006.

Mengenai kemungkinan adanya permintaan keringanan yang sama dari industri lain, Widyatmiko mengatakan, pihaknya akan membicarakannya melalui B to B seperti halnya industri keramik.

Menurut dia, dari 710 pelanggan industri, hanya 21 di antaranya yang merupakan industri keramik.(*)

Comments are closed.