24 Oct 2005
PGN Berkeras Naikkan Harga Gas
Asaki.or.id – Jkt, JAKARTA — Meski diimbau pemerintah untuk menunda, Perusahaan Gas Negara (PGN) tetap menaikkan harga jual gas kepada pelanggan. Keputusan yang akan direalisasikan dalam dua tahap itu, diambil untuk mempertahankan kinerja perusahaan agar tetap sehat. Selain itu, kenaikan harga jual juga untuk mengantisipasi besarnya permintaan.
Sekretaris Perusahaan PGN, Widyatmiko Bapang, menjelaskan, tahap I kenaikkan harga terhitung mulai 15 Oktober lalu, sebesar 15 persen (dari 3,90 dolar AS/mmbtu menjadi 4,50 dolar AS/mmbtu). Untuk tahap kedua, kenaikan harga gas akan dilakukan per 1 Januari 2006 sebesar 11 persen (dari 4,50 dolar AS/mmbtu menjadi 5 dolar AS/mmbtu).
”Untuk menyamakan persepsi, porsi rupiah dalam harga jual Gas PGN tidak dapat disebut sebagai toll free, tapi merupakan bagian dari harga yang sejak 1998 disepakati untuk dibayar dalam rupiah dalam rangka memberi keringanan kepada pelanggan,” kata Bapang, dalam penjelasannya ke BES, Kamis (20/10).
Pada 19 Oktober lalu, PGN telah mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) sehubungan kenaikkan gas ini. Asaki berharap PGN menunda kenaikan harga gas tersebut. Dalam pertemuan ini, ASAKI menyepakati dan menerima kenaikan harga jual gas dan menghasilkan kesepakatan keringanan adminsitrasi menyangkut mekanisme pembayaran yang akan dilakukan.
Sehari sebelum pertemuan tersebut, pemerintah mengimbau PGN agar tidak menaikkan harga gas tahun ini karena dapat merugikan sejumlah industri yang menggunakan gas sebagai bahan baku dan bahan bakar. Menko Perekonomian, Aburizal Bakrie, dan Menteri Perindustrian, Andung A Nitimihardja, mengungkapkan hal itu secara terpisah.
Namun imbauan itu memang tak memiliki kekuatan absolut. Sebab, PGN merupakan perusahaan publik, dan sahamnya tidak hanya dimiliki pemerintah, melainkan juga publik.
Menurut PGN, kenaikan harga itu masih di bawah angka kenaikan harga solar untuk industri. Dengan harga baru itu, per liter harga gas setara dengan Rp 1.600 per liter solar.

