04 Jan 2006
EKONOMI SINGAPURA TUMBUH 5,7 PERSEN TAHUN 2005
Asaki.or.id – Jakarta, Singapura, 3/1 (ANTARA/Kyodo) – Ekonomi Singapura tumbuh 5,7 persen tahun 2005 dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan sektor manufaktur, kata pemerintah Jepang, Selasa.
Pertumbuhan itu lebih rendah ketimbang target pertumbuhan 8,4 persen yang dibuat pemerintah pada 2004 tetapi sedikit lebih tinggi dari proyeksi pemerintah sekitar 5 persen untuk ekonomi tahun lalu.
“Untuk tahun 2005 secara keseluruhan, ekonomi diperkirakan ekspansi 5,7 persen,” kata Kementerian Perdagangan dan Industri.
Pemerintah memperkirakan, pertumbuhan antara 3-5 persen untuk tahun 2006 dan dalam pesan malam Tahun Baru, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyatakan keyakinannya target itu bisa tercapai.
“Melihat ke depan, prospek ekonomi kami tetap positif. Ekonomi Singapura akan tumbuh 3-5 persen tahun 2006,” kata Lee.
Pertumbuhan pada tahun lalu terutama didorong oleh kuatnya kinerja dalam industri manufaktur dan jasa, karena kemajuan yang dicapai ekonomi Asia terutama China dan India, katanya.
Menggarisbawahi kesehatan ekonomi Singapura, Lee juga mengungkapkan bahwa 9 juta wisatawan mancanegara mengunjungi negara pulau tersebut pada tahun lalu, sementara sekitar 4,8 miliar dolar investasi aset tetap juga ditanam di Singapura, kata Lee.
Pernyataan kementerian menyatakan, ekonomi ditargetkan tumbuh 7,7 persen dalam triwulan keempat tahun lalu dibandingkan tahun 2004 dan 9,7 persen dibandingkan triwulan ketiga tahun sebelumnya.
Sektor manufaktur ditopang oleh ekspansi yang kuat dalam bidang biomedis, transportasi dan industri elektronik.
Kementerian perdagangan dan industri diharapkan mengeluarkan lebih banyak laporan rinci dan terbaru mengenai ekonomi Jepang, bulan depan.

