Berita Daerah

23 Feb 2006

Keramik Hias Plered Akan Distandarkan

Asaki.or.id – Pikiran Rakyat Bandu, JAKARTA, (PR).- Departemen Perindustrian pada tahun ini akan mengkaji penerapan standardisasi terhadap produk gerabah dan keramik hias di seluruh sentra produksi gerabah dan keramik hias. Sejauh ini, salah satu sentra-sentra produksi gerabah dan keramik hias yang cukup menonjol berlokasi di Plered, Purwakarta. “Selama ini gerabah dan keramik hias belum ada penelitian dan pengkajian kualitas mutu bahan baku. Namun, tahun ini hal itu akan dilakukan,” kata Direktur Industri Kerajinan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Depperind, Tri Reni Budiarti di sela penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Asosiasi Keramik Indonesia (Asaki) dan Bupati Purwakarta H. Lily Hambali Hasan, mengenai pengembangan industri keramik Plered di Jakarta, Rabu (22/2). Pengkajian untuk upaya standardisasi itu, ujar dia, akan dilihat dari kualitas keramik hias dan gabah di tiap sentra. “Raw material di tiap sentra berbeda, karenanya standardisasi di tiap sentra juga akan berbeda,” kata Tri Reni. Selain Plered Purwakarta, sentra gerabah dan keramik di Indonesia adalah Kasongan (Jawa Tengah) dan Singkawang (Kalimantan Barat). Dia menambahkan, dengan adanya standardisasi tersebut, maka keramik hias dan gerabah di tiap sentra akan memiliki kualitas yang sama. Selain program standardisasi, Depperind tahun ini juga akan mengembangkan cluster industri kecil menengah (IKM) gerabah dan keramik hias. Sementara itu, Ketua Asaki Ahmad Wijaya mengatakan, kualitas produk dari perajin keramik hias umumnya belum sama. “Nantinya kita akan mengumpulkan perajin keramik hias dan gerabah di satu tempat atau di kelompokan. Ini bisa dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian setempat sedangkan Asaki siap melakukan pembinaan,” katanya. Bupati mengakui, nota kesepahaman tersebut berguna untuk pengembangan kualitas keramik hias IKM skala kecil. “Di Plered, Purwakarta, perajin keramik hias yang tercatat sebanyak 3.000 orang,” katanya. Ahmad Wijaya menambahkan, melalui nota kesepaham tersebut, Asaki menargetkan pada 2007 sudah tercipta linkage dengan pasar Eropa untuk pengembangan pemasaran produk keramik hias dan gerabah dalam negeri.

Comments are closed.