01 May 2006
AKTIFITAS GUNUNG MERAPI
Asaki.or.id – Jakarta, Salah satu gunung berapi di Indonesia, Gunung Merapi (2.911 meter di atas permukaan laut/dpl) akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan aktifitasnya. Menyikapi hal tersebut, pemerintah pusat melalui sejumlah pemerintah daerah yang berada di sekitar Gunung Merapi mulai melakukan antisipasi terhadap bahaya letusan Gunung Merapi yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Semua pihak dikoodinasikan untuk membantu menangani semua aspek yang berkaitan dengan ancaman letusan Gunung Merapi. DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta misalnya, telah menyetujui adanya rencana anggaran tambahan untuk penanggulangan bencana Merapi asalkan proporsional. Sementara pihak aparat keamanan melalui Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memberangkatkan satu kompi pasukannya untuk membantu persiapan pengevakuasian warga dan penanganan pengungsi yang berada di sekitar lereng Gunung Merapi. Departemen Sosial bahkan telah menyusun langkah untuk merelokasi penduduk di sekitar lereng Gunung Merapi ke tempat-tempat yang lebih aman. Termasuk persiapan logistik yang didukung dengan dapur umum dan tim medis. Betapa tidak ? Berdasarkan data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memperkirakan Gunung Merapi akan meletus antara 10 hari sampai dua minggu sejak hari Rabu (19/4). Oleh karena itu, Sri Sultan HB X memerintahkan warga di lereng Gunung Merapi untuk mengungsi dan mengevakuasi harta bendanya, termasuk hewan ternak.

