Berita Manajemen

02 May 2006

Selamat Bergabung

Asaki.or.id – Jakarta, Menyambut periode kerja Ketua dan Sekjen ASAKI untuk masa bakti 2006-2008, hari ini telah aktif bergabung anggota baru, yakni :

PT. Indoagung Multiceramics Industry

Berita Manajemen

01 May 2006

KETUA PARTAI BURUH JAMIN AKSI “MAY DAY” TIDAK AKAN RUSUH

Asaki.or.id – Jakarta, Jakarta, 30/4 (ANTARA) – Ketua Partai Buruh Muchtar Pakpahan menjamin bahwa “May Day” atau peringatan Hari Buruh Internasional yang diisi aksi demonstrasi buruh besar-besaran tidak akan berakhir ricuh seperti aksi sebelumnya. “Demo Minggu siang adalah untuk membuktikan seperti apa aksi yang akan kami lakukan besok. Kami tidak akan rusuh kecuali `disediakan` perusuh,” kata Muchtar di Jakarta, Minggu malam. Untuk menunjukkan niat baiknya itu, Partai Buruh juga memindahkan acara “Malam Renungan Hari Buruh Dunia” yang seyogyanya berada di Bundaran HI menjadi di Gedung Juang. “Tadinya panggung ini akan didirikan di (Bundaran) HI, namun karena ada kekuatiaran masyarakat tentang May Day jadi kami pindahkan kesini,” tambah Muchtar. Malam renungan tersebut juga diisi oleh aksi panggung “Teater Buruh” dari Asrizal Nur dan Sanggar Pabrik, Lagu-lagu sosial yang dilantunkan Franky Sahilatua serta solidaritas artis Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), monolog Putu Wijaya dan juga diisi dengan doa bersama lintas agama serta hening cipta yang merupakan refleksi Hari Buruh. “Tidak perlu takut (atas kerusakan), kami mengorganisasikan diri kami seperti ini yaitu dengan aksi damai,” kata Muchtar. Jaminan aksi damai itu disebut Muchtar dengan melakukan pengamanan internal dari setiap elemen yang ikut dalam aksi buruh besok pagi. “Jika ada yang `suaranya` lain, yang merupakan provokasi dari dalam, akan langsung diamankan,” katanya. Mengenai demo buruh yang berakhir dengan kerusukan dan perusakan beberapa waktu lalu, Muchtar menyebutkan bahwa penyebabnya antara lain adalah wawancara Wakil Presiden dengan beberapa televisi swasta dan radio yang menyatakan bahwa revisi Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan akan terus berjalan meskipun ada aksi penolakan dari buruh. Untuk Hari Buruh 2006, Muchtar menyebutkan beberapa tuntutan yang diajukan adalah agar Pemerintah menetapkan tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional, revisi UU no.13/2003 tentang Ketenagakerjaan tidak merugikan buruh, serta menggunakan upah minimum kelayakan hidup (UMK) menggantikan upah minimum regional (UMR). Penetapan Hari Buruh sebagai hari libur nasional disebut Muchtar berdasarkan UU no.12/1968 yang menyatakan bahwa tanggal 1 Mei adalah hari libur nasional dan Hari Buruh Nasional.

Berita Daerah

01 May 2006

AKTIFITAS GUNUNG MERAPI

Asaki.or.id – Jakarta, Salah satu gunung berapi di Indonesia, Gunung Merapi (2.911 meter di atas permukaan laut/dpl) akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan aktifitasnya. Menyikapi hal tersebut, pemerintah pusat melalui sejumlah pemerintah daerah yang berada di sekitar Gunung Merapi mulai melakukan antisipasi terhadap bahaya letusan Gunung Merapi yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Semua pihak dikoodinasikan untuk membantu menangani semua aspek yang berkaitan dengan ancaman letusan Gunung Merapi. DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta misalnya, telah menyetujui adanya rencana anggaran tambahan untuk penanggulangan bencana Merapi asalkan proporsional. Sementara pihak aparat keamanan melalui Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memberangkatkan satu kompi pasukannya untuk membantu persiapan pengevakuasian warga dan penanganan pengungsi yang berada di sekitar lereng Gunung Merapi. Departemen Sosial bahkan telah menyusun langkah untuk merelokasi penduduk di sekitar lereng Gunung Merapi ke tempat-tempat yang lebih aman. Termasuk persiapan logistik yang didukung dengan dapur umum dan tim medis. Betapa tidak ? Berdasarkan data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memperkirakan Gunung Merapi akan meletus antara 10 hari sampai dua minggu sejak hari Rabu (19/4). Oleh karena itu, Sri Sultan HB X memerintahkan warga di lereng Gunung Merapi untuk mengungsi dan mengevakuasi harta bendanya, termasuk hewan ternak.