Berita Properti

07 Dec 2006

Penutup Lantai Keramik:Mengikuti Marmer dan granit

Asaki.or.id – Jakarta, Pasar penutup lantai dan dinding keramik memiliki beberapa segmen. Segmen paling bawah adalah keramik biasa yang banyak dipakai kalangan menengah ke bawah. Ukurannya 20×20 samapi 30×30 dengan notif polos dan warna putih atau ivory. Bahannya tanah liat (clay) dibakar, baru dicetak dan di glaze. Harganya paling tinggi Rp. 40.000,-/box.

“Keramik ini sudah menjadi komoditas. Karena itu dari dulu begitu – begitu saja. Standard. JAdi segmen ini tidak ada tren,”Kata Achmad Widjaya, Ketua Umum ASAKI.

Segmen kedua adalah keramik untuk kalangan menengah. Bentuk dan ketebalannya sama dengan keramik standard.Hanya kualitasnya lebih baik. Ukurannya juga lebih besar. Misalnya,  40×40 atau 50×50. Warna dan motifnya pun beraneka ragam.”Trennya saat ini mengikuti homogeneous tile,”ujarnya. Harganya di atas Rp.40.000 – Rp.90.000,- per box.

Segmen ketiga adalah homogeneous tile untuk kalangan menengah ke atas. Homogeneous tile diproduksi menurut proses pembentukan batu alam. Jadi, pencampuran bahan utama dengan motif dilakukan sejak awal mencakup seluruh bodi, sehingga saat dicetak membentuk satu kesatuan warna antara bagian atas dengan bawah.

Homogeneous tile lebih tebal dan keras.Pengilapan dilakukan dengan di polish. Beda dengan keramik biasa yang dibakar dulu baru di printing. Itu pun hanya bagian atas. Sedangkan pengilapan dengan memberi lapisan glazur. Karena itu kalau keramik biasa dipoles glazurnya hilang, homogeneous tile dipoles makin bagus.” Tren berlangsung di segmen keramik ini. Arahnya ke keramik berukuran 60×60 ke atas, dengan corak dan warna natural seperti marmer dan granit.”Katanya.

Keramik Cina

Tren serba besar itu tidak terlepas dari maraknya kehadiran lantau keramik Cina.” Tren keramik dari Cina mengarah ke serba besar karena mereka sudah main di Eropa.Kalau gede=gede produksinya lebih efisien. Mau tak mau kita mengikuti,”ungkap CEO PT. Claytan Indonesia, produsen saniter, tableware, dan pipa keramik Claytan itu. Harga homogeneous tile diatas Rp. 100.000 – Rp. 200.000,- per box.

Di atas homogeneous tile adalah marmer dan granit, yang pasarnya kalangan high end. Karena ditakik dan dicetak dari alam, warna dan motifnya mengikuti apa yang dihasilkan alam.”Trennya tidak pernah aneh-aneh.

Sumber:  Estate Magazine-edisi desember 2006

Comments are closed.