18 Jan 2008
HDD belum terancam SSD
Asaki.or.id – jakarta, INDUSTRI HDD dalam waktu dekat tidak akan terancam SSD karena memori berbasis flash tersebut belum mampu mengimbangi harga dan kapasitas HDD. Para produsen utama PC (personal computer) dunia seperti Dell Inc dan Toshiba Corp mulai bereksperimen menawarkan laptop ultra-portable yang bermemori SSD (solid state drive), sebagai pengganti HDD (hard disk drive). Apple Inc bahkan dikabarkan akan memperkenalkan MacBook ultra-portable bermemori SSD pada pekan ini. Merupakan memori berbasis flash, SSD menawarkan sejumlah keunggulan daripada HDD. Antara lain SSD lebih cepat,lebih hemat daya, dan lebih tahan guncangan. Namun, firma riset iSuppli Corp menilai, SSD belum mampu mengejar HDD dalam hal kapasitas dan keterjangkauan harga. Karena SSD belum mampu mengimbangi kapasitas dan harga SSD,iSuppli menegaskan, HDD tidak akan terancam SSD dalam waktu dekat. Industri HDD bahkan mampu memulihkan profitabilitas. Kebangkitan pasar HDD didorong oleh pertumbuhan industri elektronik konsumsi. ”Pada kuartal ketiga 2007 profitabilitas industri HDD memulih. Padahal industri tersebut terus-menerus merugi sejak Desember 2006,” tandas Senior Analyst, Storage Systems, iSuppli Corp, Krishna Chander. iSuppli mengungkapkan, pada kuartal ketiga 2007 industri HDD global mampu meraih penjualan 138 juta unit,naik 19,6% dari 115 juta unit pada kuartal kedua 2007. Pendapatan industri HDD pun meningkat.Pada kuartal ketiga 2007, industri HDD global diperkirakan mampu meraih pendapatan USD8,8 miliar, naik 22,2% dari pendapatan pada kuartal kedua 2007. Dalam penilaian iSuppli, Seagate Technology LLC masih memimpin industri HDD global pada periode tersebut. Posisi kedua ditempati Western Digital Corp (WDC). Adapun produsen HDD terbesar ketiga adalah Hitachi GST. Seagate dan WDC mampu meningkatkan laba kotor. Adapun Hitachi mampu memangkas kerugian. ”Pemulihan laba HDD sebagian didorong pasar elektronik konsumsi. Penjualan HDD ke industri elektronik konsumsi mewakili 17% total pasar HDD pada kuartal ketiga 2007, naik dari 15,5% pada kuartal kedua 2007,” jelas Chander. Chander memperkirakan, tren tersebut akan terus berlanjut. Pada kuartal ketiga 2008, penjualan HDD ke industri elektronik konsumsi akan mencapai 22% dari total. Permintaan HDD di industri elektronik konsumsi meningkat karena perantiperanti perekam data seperti DVR (digital video recorder) dan HDTV (televisi definisi tinggi semakin populer). iSuppli menegaskan, pasar komputer juga memilih peran tidak kalah signifikan dalam mendorong profitabilitas pasar HDD. Para produsen komputer tidak akan segera berpindah ke SSD karena kapasitas SSD masih terbatas dan harganya pun masih mahal. iSuppli memprediksi,pendapatan industri HDD pada kuartal keempat 2007 bertumbuh menjadi USD9,3 miliar. Adapun volume penjualan bertumbuh 6,9% menjadi 147 juta unit.iSuppli mengungkapkan, profitabilitas Seagate dan WDC pada 2008 akan semakin meningkat. Namun, kemakmuran industri HDD memang tidak merata. Dua produsen terbesar berada dalam posisi sangat mapan berkat fokus mereka. Adapun para produsen lebih kecil masih terombang- ambing karena sejak awal mereka memang tidak memiliki fokus yang jelas. Contohnya Hitachi.Produsen Jepang tersebut pada mulanya berupaya menawarkan ragamproduksebanyakmungkin untuk menguasai pangsa pasar terbesar.Namun, strategi Hitachi di industri HDD ternyata tidak tepat. Hitachi memproduksi HDD dengan berbagai pilihan diameter,mulai 1 inci; 1,8 inci, hingga 2,5 inci dan 3,5 inci. Ketika kapasitas memori flashmasih kecil,belum melampaui 1 GB, HDD kecil menjadi idola karena menawarkan kapasitas lebih besar. Namun, saat ini kapasitas flash ternyata berkembang pesat.Akibatnya, HDD kecil menjadi semakin tersudut karena kalah cepat dan kalah tangguh. Karena HDD berdiameter kurang dari 2 inci kalah laris daripada flash, Hitachi pun memangkas produksi storagetersebut.Di samping Hitachi, produsen HDD lain yang mulai meninggalkan pasar HDD berdiameter kecil adalah Fujitsu Ltd.
| Sumber: | SI |

