Berita Internasional

19 Sep 2008

Jepang Cari Solusi Masalah Pembangunan

Asaki.or.id – Jakarta, JAKARTA (SINDO) – Permasalahan dan kelemahan pembangunan di Indonesia akan menjadi fokus utama dalam pertemuan All Japan Cooperation Meeting kemarin. Jepang juga akan memberikan solusi,bukan hanya duduk dan diam serta tidak tanggap terhadap kendala yang dihadapi Indonesia. ”Permasalahan pembangunan di Indonesia antara lain di sektor ekonomi. Sektor ekonomi makro masih cukup baik, tetapi yang menjadi permasalahan adalah sektor mikro. Kendala pembangunan ekonomi mikro akan dibahas pada rapat ini,”ungkap Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri pada pembukaan All Japan Cooperation Meetingkemarin. Selain faktor ekonomi,kelemahan di bidang politik dan hak asasi manusia (HAM) juga akan dibahas.Tren pemerintahan otonomi di seluruh penjuru pemerintahan daerah di Indonesia juga menjadi pembahasan menarik. Solusi atas permasalahan itu akan disampaikan kepada Pemerintah Indonesia.Menurut Shiojiri,hal itu dilakukan sebagai bentuk kemitraan strategis sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang maju. Selain permasalahan pembangunan di Indonesia, pertemuan itu juga membahas peran dan posisi Indonesia di komunitas internasional. Menurut Shiojiri, posisi Indonesia di dunia internasional menguat.Namun, seiring 50 tahun persahabatan Jakarta-Tokyo, menurut dia, posisi Jepang di Indonesia justru agak menurun.”Ke depannya, Jepang harus berusaha meningkatkan kerja samanya dengan Indonesia,”katanya. Sementara topik khusus permasalahan Jepang di Indonesia,menurut Shiojiri, adalah faktor krisis manajemen. Dia mengatakan,hal itu penting mengingat terjadinya bencana alam atau kerusuhan massal tidak dapat diprediksi waktu dan tempatnya di Indonesia.Mengingat jumlah warga Jepang yang tinggal di Indonesia cukup banyak, krisis manajemen sangat diperlukan. ”Kita berkewajiban melindungi seluruh warga Jepang yang tinggal di Indonesia,” ucapnya. Menurut Atase Pers Kedutaan Besar Jepang Katsuri Tsunoda, All Japan Cooperation Meeting dihadiri seluruh konsul jenderal Jepang di Indonesia. Kepala Perwakilan JICA (Japan International Cooperation Agency),JETRO (Japan External Trade Organization), dan Japan Foundation juga tampak hadir. ”Seluruh kepala perwakilan Japan Club di seluruh kota besar di Indonesia juga turut hadir ikut memberikan masukan dan saran dalam pertemuan itu,”tutur Tsunoda.

Comments are closed.