Berita Informasi Teknologi

22 May 2008

Phoenix Mendarat di Mars, diperkirakan 25 Mei 2008

Asaki.or.id – Jakarta, PENDARATAN di Mars lebih sering gagal daripada sukses.NASA sudah berhasil mendaratkan lima wahana di Mars.Namun, NASA tetap mencemaskan Phoenix.

Pada sembilan bulan lalu,badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA (National Aeronautics and Space Administration) meluncurkan wahana tak berawak Phoenix Mars Lander dari Bumi ke Mars. Kini, Phoenix sudah mendekati babak akhir perjalanan panjangnya. NASA memperkirakan, Phoenix akan mendarat di permukaan Mars pada 25 Mei.

Di Mars, Phoenix akan melakukan penelitian untuk melacak tanda-tanda kehidupan. Namun demikian, pendaratan Phoenix di Mars menghadapi tantangan besar. Sebab,pendaratan di Mars bukan misi yang mudah. NASA mencatat, sebanyak 55% upaya pendaratan di Mars ternyata mengalami kegagalan. Phoenix adalah wahana buatan manusia pertama yang mencoba mendarat di Mars dalam 32 tahun terakhir.

“Misi Phoenix memang bukan perjalanan liburan ke rumah nenek pada akhir pekan. Dalam sejarah internasional, pendaratan di Mars lebih sering gagal daripada sukses. Misi ini sangat sulit dan berisiko besar,” ujar Associate Administrator Science Mission Directorate NASA Ed Weiler. NASA meluncurkan Phoenix dari John F Kennedy Space Center di Cape Canaveral,Florida, AS, pada Agustus 2007.

Phoenix tidak menghadapi kendala berarti pada saat peluncuran. Selanjutnya, Phoenix harus menempuh perjalanan sejauh sekitar 680 juta km dari Bumi ke Mars. Untuk menjamin kelancaran pendaratan Phoenix di Mars,NASA sudah lebih dulu memetakan lokasi pendaratan yang paling aman.

NASA memperoleh data permukaan Mars dari foto-foto beresolusi tinggi yang dipotret Mars Reconnaissance Orbiter,yang sudah lebih dulu diluncurkan untuk mengorbiti Mars. Phoenix bukan wahana tak berawak pertama yang akan didaratkan NASA di Mars. Sebelumnya,NASA sudah berhasil mendaratkan wahana tak berawak Spirit dan Opportunity.

Namun, Phoenix adalah wahana yang sangat berbeda daripada Spirit dan Opportunity. Sebagai contoh,Spirit dan Opportunity dilengkapi kantong udara yang berfungsi sebagai bantalan peredam kejut ketika kedua wahana tak berawak itu “jatuh” ke permukaan Mars. Sebaliknya, Phoenix lebih mengandalkan roket-roket pengendali untuk mendarat tepat di lokasi yang sudah ditentukan di permukaan Mars.

Sistem pendarat propulsif (berpendorong) itu digunakan karena Phoenix memiliki banyak instrumen penelitian vital di dalamnya. Phoenix sesungguhnya merupakan robot laboratorium. Sedangkan Spirit dan Opportunity hanya merupakan robot penjelajah yang bertugas memotret permukaan Mars.

NASA sudah pernah mencoba sistem pendaratan propulsif pada wahana tak berawak Mars Polar Lander pada 1999. Namun, misi itu gagal pada saat-saat paling akhir, yakni pada saat pendaratan di permukaan Mars. Hingga saat ini, penyebab kegagalan pendaratan Mars Polar Lander masih misterius.

“Tim Mars Polar Lander sudah melakukan semua yang dapat mereka lakukan. Namun, permukaan Mars memang sangat misterius sehingga bisa menimbulkan banyak masalah,”tutur Weiler.NASA juga pernah menggunakan sistem pendarat propulsif untuk wahana tak berawak Mars Viking pada 1970-an.

Phoenix merupakan pendarat Mars keenam yang diluncurkan NASA. Lima pendarat sebelumnya sukses mendarat di Mars.Namun begitu, kesuksesan-kesuksesan tersebut tidak mampu menghapuskan kecemasan para insinyur di stasiun pusat pengendali Phoenix di Jet Propulsion Laboratory NASA,di Pasadena,California,AS.

“Babak paling menegangkan adalah tujuh menit terakhir, yaitu ketika Phoenix melaju pada kecepatan tinggi untuk menembus atmosfer tipis Mars dan mendarat di kutub Mars.Lokasi pendaratan itu sama ganasnya dengan wilayah Alaska bagian utara,” papar Project Manager Jet Propulsion Laboratory NASA Barry Goldstein. Pada tujuh menit terakhir itu, Phoenix akan memasuki atmosfer Mars dengan kecepatan sekitar 20.160 km per jam.Jika semua berjalan lancar, Phoenix akan mendarat di permukaan Mars yang relatif datar dan bebas karang.

Phoenix akan menjalankan misi selama tiga bulan di Mars.Tugas Phoenix antara lain mengebor permukaan tanah dan es Mars untuk mencari sampel tanah dan meneliti apakah tanah Mars mampu mendukung kelangsungan kehidupan.

Phoenix akan beroperasi di lingkungan bersuhu antara minus 73 derajat Celsius hingga minus 33 derajat Celsius. Phoenix dilengkapi lengan robotik sepanjang 2,3 meter untuk mengebor permukaan Mars dan mengambil sampel untuk dianalisis dalam laboratorium yang diusungnya.

Sumber:  SINDO
Berita Informasi Teknologi

18 Jan 2008

HDD belum terancam SSD

Asaki.or.id – jakarta, INDUSTRI HDD dalam waktu dekat tidak akan terancam SSD karena memori berbasis flash tersebut belum mampu mengimbangi harga dan kapasitas HDD. Para produsen utama PC (personal computer) dunia seperti Dell Inc dan Toshiba Corp mulai bereksperimen menawarkan laptop ultra-portable yang bermemori SSD (solid state drive), sebagai pengganti HDD (hard disk drive). Apple Inc bahkan dikabarkan akan memperkenalkan MacBook ultra-portable bermemori SSD pada pekan ini. Merupakan memori berbasis flash, SSD menawarkan sejumlah keunggulan daripada HDD. Antara lain SSD lebih cepat,lebih hemat daya, dan lebih tahan guncangan. Namun, firma riset iSuppli Corp menilai, SSD belum mampu mengejar HDD dalam hal kapasitas dan keterjangkauan harga. Karena SSD belum mampu mengimbangi kapasitas dan harga SSD,iSuppli menegaskan, HDD tidak akan terancam SSD dalam waktu dekat. Industri HDD bahkan mampu memulihkan profitabilitas. Kebangkitan pasar HDD didorong oleh pertumbuhan industri elektronik konsumsi. ”Pada kuartal ketiga 2007 profitabilitas industri HDD memulih. Padahal industri tersebut terus-menerus merugi sejak Desember 2006,” tandas Senior Analyst, Storage Systems, iSuppli Corp, Krishna Chander. iSuppli mengungkapkan, pada kuartal ketiga 2007 industri HDD global mampu meraih penjualan 138 juta unit,naik 19,6% dari 115 juta unit pada kuartal kedua 2007. Pendapatan industri HDD pun meningkat.Pada kuartal ketiga 2007, industri HDD global diperkirakan mampu meraih pendapatan USD8,8 miliar, naik 22,2% dari pendapatan pada kuartal kedua 2007. Dalam penilaian iSuppli, Seagate Technology LLC masih memimpin industri HDD global pada periode tersebut. Posisi kedua ditempati Western Digital Corp (WDC). Adapun produsen HDD terbesar ketiga adalah Hitachi GST. Seagate dan WDC mampu meningkatkan laba kotor. Adapun Hitachi mampu memangkas kerugian. ”Pemulihan laba HDD sebagian didorong pasar elektronik konsumsi. Penjualan HDD ke industri elektronik konsumsi mewakili 17% total pasar HDD pada kuartal ketiga 2007, naik dari 15,5% pada kuartal kedua 2007,” jelas Chander. Chander memperkirakan, tren tersebut akan terus berlanjut. Pada kuartal ketiga 2008, penjualan HDD ke industri elektronik konsumsi akan mencapai 22% dari total. Permintaan HDD di industri elektronik konsumsi meningkat karena perantiperanti perekam data seperti DVR (digital video recorder) dan HDTV (televisi definisi tinggi semakin populer). iSuppli menegaskan, pasar komputer juga memilih peran tidak kalah signifikan dalam mendorong profitabilitas pasar HDD. Para produsen komputer tidak akan segera berpindah ke SSD karena kapasitas SSD masih terbatas dan harganya pun masih mahal. iSuppli memprediksi,pendapatan industri HDD pada kuartal keempat 2007 bertumbuh menjadi USD9,3 miliar. Adapun volume penjualan bertumbuh 6,9% menjadi 147 juta unit.iSuppli mengungkapkan, profitabilitas Seagate dan WDC pada 2008 akan semakin meningkat. Namun, kemakmuran industri HDD memang tidak merata. Dua produsen terbesar berada dalam posisi sangat mapan berkat fokus mereka. Adapun para produsen lebih kecil masih terombang- ambing karena sejak awal mereka memang tidak memiliki fokus yang jelas. Contohnya Hitachi.Produsen Jepang tersebut pada mulanya berupaya menawarkan ragamproduksebanyakmungkin untuk menguasai pangsa pasar terbesar.Namun, strategi Hitachi di industri HDD ternyata tidak tepat. Hitachi memproduksi HDD dengan berbagai pilihan diameter,mulai 1 inci; 1,8 inci, hingga 2,5 inci dan 3,5 inci. Ketika kapasitas memori flashmasih kecil,belum melampaui 1 GB, HDD kecil menjadi idola karena menawarkan kapasitas lebih besar. Namun, saat ini kapasitas flash ternyata berkembang pesat.Akibatnya, HDD kecil menjadi semakin tersudut karena kalah cepat dan kalah tangguh. Karena HDD berdiameter kurang dari 2 inci kalah laris daripada flash, Hitachi pun memangkas produksi storagetersebut.Di samping Hitachi, produsen HDD lain yang mulai meninggalkan pasar HDD berdiameter kecil adalah Fujitsu Ltd.

Sumber:  SI
Berita Informasi Teknologi

17 Jul 2007

Harga Nokia E 90 Communicator Mulai Normal

Asaki.or.id – Jakarta, Harga Nokia E 90 Communicator saat ini mulai normal, di pasaran harga jualnya mencapai Rp. 10.900.000,-. Communicator terbaru Nokia E90, meluncur pertama kali di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, di kampung halaman Nokia pun peluncuran produk ini tertinggal beberapa jam. General Manager Nokia Indonesia, Hasan Aula, mengungkapkan hal tersebut saat peluncuran di Jakarta, Rabu (13/6/2007). “Peluncuran di Indonesia adalah yang pertama di dunia, lebih awal beberapa jam dari Finlandia,” kata Hasan. Ponsel Communicator merupakan salah satu produk unggulan produsen ponsel asal Finlandia ini. Dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, Indonesia mendapat giliran pertama untuk disambangi ponsel untuk kalangan profesional ini. Sebelumnya, pada Oktober 2004 Indonesia juga menjadi tempat pertama di dunia diluncurkannya Nokia 9500 Communicator. Saat itu, Hasan Aula menyebut Indonesia sebagai pasar paling besar, dengan penduduk yang memiliki kehidupan sosial yang paling aktif. Selain itu, orang Indonesia dinilai sebagai masyarakat yang paling bisa menerima teknologi baru. Alasan lain dipilihnya Indonesia sebagai tempat peluncuran pertama di dunia adalah faktor penjualan lokal dan dukungan dari Nokia Asia Pasifik. Trisnawan Cipto, Product Marketing Manager Enterprise Solution Nokia Indonesia mengungkap tingginya daya tawar yang dimiliki komunitas pengguna Communicator di Indonesia. Nokia sampai membenamkan fungsionalitas khusus yang disesuaikan dengan permintaan dari anggota komunitas ini. “E90 adalah Communicator pertama yang bisa getar dan ada backlight. Ini sesuai permintaan komunitas Communicator Indonesia,” ujarnya. E90 tampil dengan balutan warna hitam, dengan keyboard QWERTY di bagian dalam, dan keypad di bagian luar. Ponsel dengan sistem operasi Symbian v.9.2 ini dilengkapi kamera 3 Megapixel dan memori internal 128 MB. (nks/nks)

Sumber:  Detik
Berita Informasi Teknologi

15 May 2007

HP Bidik Video Bergerak

Asaki.or.id – Jakarta, RAKSASA teknologi Hewlett- Packard Co (HP) memperkenalkan solusi software baru yang membantu pelanggan memodifikasi layanan video guna menghidupkan interaksi dengan keluarga, rekan,dan komunitas sosial. Bernama HP OpenCall Mobile Video Solutions, portofolio tersebut berisi tiga penawaran fleksibel berbasis standar yang dapat diimplementasikan pada jaringan seluler berkecepatan tinggi 3G. Solusi-solusi tersebut memungkinkan pengguna mengirimkan dan menerima pesan video semudah pesan suara, membuat pesan respons panggilan animasi, dan menikmati beragam jenis layanan video, termasuk video blogging. HP mengungkapkan, sejumlah operator telekomunikasi dunia telah menyajikan HP OpenCall Mobile Video Solutions. Berkat solusi tersebut, para operator mampu menyajikan layanan video yang mudah digunakan. Solusi video fleksibel dari HP membuka peluang pendapatan baru bagi operator. Sekaligus mengurangi biaya akuisisi oleh pelanggan, serta meningkatkan loyalitas pelanggan. ”Nilai penting video bergerak semakin meningkat ketika lebih banyak pelanggan me-nonton, merekam, dan berbagi dalam lingkungan berbasis kelompok,” ujar Service Infrastructure Practice Leader Ovum Jean-Charles Doineau. Doineau menilai, para penyedia layanan pada saat ini memandang video bergerak sebagai katalis yang memicu adopsi layanan 3G. Doineau menambahkan,HP memahami jaringan teleponi sekaligus perilaku pengguna akhir. Karena itu, HP berposisi kuat menjadi pemain signifikan dalam industri video bergerak. Wainhouse Research memperkirakan, pada 2010 pengguna video bergerak personal di dunia mencapai 76 juta hingga 150 juta orang. ”Video memungkinkan manusia saling berkomunikasi secara lebih pribadi dan interaktif,” tandas Director Worldwide OpenCall Marketing Software HP Steven Dietch. Dietch menjelaskan,dengan OpenCall Mobile Video Solutions, HP mendorong penciptaan pengalaman pribadi yang lebih kaya, bahkan ketika seseorang berada di perjalanan. Dengan menyajikan pengalaman lebih menarik kepada pelanggan, operator dapat menikmati hasil bisnis lebih baik. Dua di antaranya pendapatan baru dan penurunan risiko turnover (pelanggan berpindah ke operator lain). Portofolio HP OpenCall Mo- bile Video Solutions dibangun berbasis media server software kuat HP OpenCall Media Platform dan application software suite inovatif VxOne dari VoxSurf. Sejumlah solusi tersebut berjalan pada server-server HP ProLiant dengan sistem operasi Red Hat Enterprise Linux. HP menyatakan siap menyajikan dukungan global dengan jasa profesional komprehensif terhadap berbagai solusi tersebut. ”Bersama-sama,HP dan Voxsurf membantu operator memperkenalkan layanan video bergerak kepada pelanggan mereka dan secara progresif menumbuhkan pendapatan dengan layanan video yang lebih interaktif dan menarik,”sebut Director Sales and Marketing VoxSurf Software Keith Jones. Jones menilai, layanan video yang lebih interaktif dan menarik menjadi semakin penting ketika pelanggan mulai membawa video ke dalam gaya hidup bergerak mereka. Ketiga jenis portofolio HP OpenCall Mobile Video Solutions dirancang untuk memperbaiki pengalaman video bergerak tersebut antara lain HP OpenCall Video Messaging. HP OpenCall Video Messaging memungkinkan pengguna membuat mailbox video yang sangat pribadi dan secara visual memilih pesan video dan suara atau blog yang memiliki content menghibur. Dengan HP OpenCall Video Messaging, pengguna dapat mengirimkan dan membalas pesan menggunakan animasi dan karakter.Solusi tersebut juga memungkinkan para pengguna ponsel berkomunikasi melalui jaringan seluler maupun broadband. Solusi kedua adalah HP OpenCall MMS Call Completion. Solusi tersebut memungkinkan pengguna memperbaiki pengiriman dan menerima pemberitahuan pesan suara dengan video atau karakter animasi. Dengan HP OpenCall MMS Call Completion, pengguna juga tidak perlu lagi menelepon untuk melakukan retrieve (meminta kembali) pesan karena pesan dikirimkan langsung ke ponsel. Pengguna jaringan seluler 3G dapat menjamin keberhasilan pengiriman ke para penerima yang menggunakan jaringan lama. Solusi ketiga adalah HP OpenCall Video Blog. Solusi tersebut memungkinkan operator mempercepat penyajian layanan video dan suara baru yang berisi content yang dibuat sendiri oleh pengguna, misalnya blogging, portal komunitas, musik, dan TV partisipasi. Solusi tersebut juga memungkinkan pengguna jaringan seluler dan broadband mengakses layanan melalui portal yang mudah digunakan. HP menyajikan lingkungan kreasi layanan lengkap untuk mendukung layanan tersebut.

Sumber:  SINDO
Berita Informasi Teknologi

26 Apr 2007

Pertumbuhan Ponsel Global Melambat

Asaki.or.id – Jakarta, Samsung berjaya karena mampu memanfaatkan kesialan Motorola. Samsung berhasil meraih pertumbuhan dua kuartal berturut-turut sekaligus pertumbuhan tahunan. FIRMA riset International Data Corp (IDC) mengungkapkan, pada kuartal pertama 2007 pasar ponsel dunia terus menunjukkan pertumbuhan pesat. Survei Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker terbaru yang dirilis IDC memaparkan, para produsen ponsel dunia berhasil menjual 256,4 juta unit ponsel secara global pada tiga bulan pertama 2007. IDC menilai, angka penjualan ponsel global pada kuartal pertama 2007 meningkat 10% daripada kuartal pertama 2006. Namun, IDC menegaskan, penjualan ponsel global pada kuartal pertama 2007 melemah 13,8% daripada penjualan pada kuartal keempat 2006. IDC menjelaskan, tiga bulan pertama 2007 merupakan kuartal pertama di mana pasar ponsel dunia mengalami pertumbuhan lebih lambat. Kinerja kuartal pertama 2007 sangat kontras dari pertumbuhan pesat yang terjadi pada setiap kuartal di sepanjang 2006. Pertumbuhan tahunan (YoY – year on year) pada masingmasing kuartal di 2006 sanggup melampaui 20%.Pertumbuhan tersebut jauh lebih tinggi daripada pertumbuhan 10% yang terjadi pada tiga bulan pertama 2007.Penurunan penjualan ponsel tersebut selaras dengan perkiraan IDC. IDC memaparkan, ketika semakin banyak penduduk dunia berlangganan layanan seluler, maka semakin sedikit penduduk yang belum berlangganan. Konsekuensinya, pasar ponsel pun mengalami pergeseran. Dulu, pembeli ponsel adalah para pelanggan baru layanan seluler, mereka belum pernah memiliki ponsel dan baru membeli ponsel untuk pertama kalinya. Sebaliknya, pada saat ini pelanggan membeli ponsel untuk mengganti ponsel yang sudah dimiliki. Dengan demikian, pasar ponsel dunia memang akan terus bertumbuh, namun pertumbuhan tersebut tidak akan sepesat pada masa silam ketika pengguna ponsel masih sedikit. ”Peningkatan penjualan ponsel dunia sebagian didorong pelanggan baru di pasar berkembang dan sebagian yang lain adalah pembelian ponsel pengganti di pasar matang,” ungkap Research Analyst Mobile Devices Technology and Trends Group IDC Ramon Llamas. Llamas menjelaskan, karena layanan konektivitas suara dasar dan keterjangkauan harga kerap menjadi komponen penentu permintaan di pasar berkembang, maka produsen ponsel yang rajin menawarkan ponsel murah di pasar-pasar tersebut berisiko terkena dampak penurunan ASP (harga jual rata-rata). Profitabilitas produsen turun ketika ASP turun. Agar tidak terkena penurunan ASP,Llamas menegaskan, produsen harus melakukan penyeimbangan portofolio (kombinasi ponsel kelas pemula, menengah, dan atas), memperbaiki efisiensi rantai suplai logistik, serta memindahkan produksi ke negaranegara yang berbiaya rendah. Samsung Berjaya Research Analyst Worldwide Mobile Phone Tracker IDC Ryan Reith mengungkapkan, pada kuartal pertama 2007 peringkat lima produsen ponsel terbesar dunia memang tidak berubah. Namun, Reith menyatakan, pasar ponsel dunia saat ini diwarnai tren baru yang menarik. ”Samsung mampu memanfaatkan kesialan Motorola. Alhasil, Samsung mampu meraih pertumbuhan berturut-turut pada kuartal keempat 2006 hingga kuartal pertama 2007. Pertumbuhan kuartalan berurutan ini sangat jarang terjadi pasar ponsel yang sangat dipengaruhi musim,”sebut Reith. Reith menambahkan, kendati Motorola berencana kembali menggairahkan pertumbuhan, perubahan mendadak momentum pasar ponsel dunia menegaskan bahwa industri ponsel memang sangat kompetitif. Di pasar ponsel global, produsen yang berjaya adalah produsen yang aktif menyajikan inovasi. Secara detail IDC menjelaskan, produsen ponsel terbesar dunia pada kuartal pertama 2007 adalah Nokia. Posisi puncak masih dikuasai produsen Finlandia tersebut karena Nokia berhasil mencatat angka penjualan 91,1 juta unit pada tiga bulan pertama 2007. Sukses Nokia didorong kesinambungan pertumbuhan penjualan ponsel di wilayahwilayah penentu. Penjualan ponsel Nokia di Timur Tengah, Afrika, dan China meningkat daripada kuartal keempat 2006.Sementara itu,penjualan di Asia Pasifik stabil, tidak turun dari periode belanja akhir tahun. Ponsel-ponsel kelas atas produksi Nokia juga sangat sukses di pasar. Di pasar ponsel kelas atas (smartphone), Nokia berhasil mencatat rekor penjualan 11,8 juta unit. Kesuksesan smartphone Nokia didorong keberhasilan N73, N70, dan E65 yang baru diluncurkan. Dengan bersusah payah, Motorola berhasil mempertahankan posisi kedua terbesar pada kuartal pertama 2007. Fokus pemulihan Motorola membuahkan penjualan 45,5 juta unit pada periode tersebut. Namun, produsen AS tersebut terpukul kerugian penjualan pada tiga bulan pertama 2007. Posisi terbesar ketiga dunia pada kuartal pertama 2007 dikuasai Samsung. Produsen ponsel Korea Selatan tersebut sukses dengan meraih pertumbuhan sequential (perbanding an kuartal saat ini dengan kuartal sebelumnya) serta pertumbuhan tahunan (kuartal tahun ini dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya). Dengan sukses berganda tersebut, Samsung berhasil mencatat rekor baru penjualan sebesar 34,8 juta unit. Pendorong utama sukses Samsung adalah ponsel tipis Ultra Edition, terutama D900 dan E250. Di samping Samsung, produsen ponsel yang sukses besar pada kuartal pertama 2007 adalah Sony Ericsson.Joint venture Jepang-Swedia tersebut berhasil meraih pertumbuhan tahunan terbesar di antara lima produsen ponsel terbesar dunia. Sony Ericsson mempertahankan posisi keempat terbesar dengan penguatan penjualan ponsel murah dan menengah di Eropa, Asia Pasifik, dan Amerika Latin.

Sumber:  SO