Berita Informasi Teknologi

18 Jan 2007

Nikmati Intel Core 2 Duo dalam Tablet

Asaki.or.id – Jakarta, PRODUSEN personal computer (PC) terkemuka asal Jepang Fujitsu memiliki citra sebagai salah satu produsen notebook berukuran kecil atau biasa disebut dengan PC tablet. Kali ini Fujitsu menghadirkan notebook baru yang dilengkapi kekuatan prosesor Intel Core 2 Duo untuk mendukung profesional yang membutuhkan kecepatan dan efisiensi. Nama notebook tersebut adalah Fujitsu LifeBook T4215. Produk baru dari Fujitsu ini memiliki konfigurasi dan fitur yang tinggi, seperti penggunaan pelindung atau pelapis pada bagian layar. Notebook ini juga sangat sesuai digunakan di luar ruangan, seperti di taman atau kafe. Layar T4215 memiliki kemampuan menyesuaikan kondisi pada berbagai tingkat cahaya. Dengan demikian, pengguna dapat bekerja dan melihat tulisan dengan jelas tanpa pantulan sinar matahari yang sebelumnya sangat mengganggu. Fleksibilitas yang tinggi juga ditunjukkan melalui layarnya yang dapat diputar dua arah, baik ke depan maupun ke belakang. Selain itu, LifeBook T4215 telah didukung layar liquid crystal display (LCD) 12,1 inci dengan resolusi 1.024 x 768 pixel. Resolusi ini bisa dibilang lebih rendah dibandingkan dengan laptop lainnya yang berukuran standar. Namun, jika sejajarkan dengan jenis tablet, maka resolusi layar pada T4215 tidak jauh berbeda. Sebagai PC tablet, T4215 dilengkapi dengan layar sentuh dan tambahan stylus yang ditempatkan di bagian kiri layar. Dilihat dari bentuknya, Life- Book Fujitsu ini berdimensi 295 x 244 x 36,5 mm dan termasuk ramping untuk ukuran laptop. Profesional wanita akan sangat menyukai T4215 karena mudah dibawa bepergian dan cukup ringan dengan bobot hanya 1,9 kg. Bahkan dengan bobot tersebut, laptop ini dapat dijinjing dengan satu tangan. Cukup menekan tombol kiri mouse, maka Anda bisa langsung menggunakan layar sentuh dengan bantuan stylus. Stylus-nya sendiri secara umum cukup akurat dan merespons dengan cepat ketika digunakan pada layar. Di sisi lain, keyboard dan touchpad juga bekerja dengan sangat baik. LifeBook T4215 memiliki fitur konektivitas standar yang dapat ditemui di laptop merek lain,termasuk tiga soket USB 2.0 jackdan slot untuk kartu memori. Selain itu,laptop ini juga memiliki outputVGA agar bisa terhubung dengan monitor eksternal. Sementara untuk konektivitas jaringan,T4215 dilengkapi modem, soket Ethernet, fitur nirkabel 802.11a/b/g,dan Bluetooth. Dilihat dari komponen, LifeBook T4215 memang dahsyat. Dukungan prosesor Intel Core 2 Duo T5600 1.83GHz mendukung laptop dengan performa tinggi. Penggunaan DDR2 SDRAM PC-5300 sebesar 1 GB memungkinkan pengguna menjalankan berbagai aplikasi terkini, baik program maupun game. Fujitsu LifeBook T4215 ini berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows XP Tablet PC Edition agar profesional dapat menggunakan berbagai aplikasi milik Microsoft. T4215 juga dibundel dengan banyak aplikasi lain, di antaranya Fujitsu Hardware Diagnostic, Fujitsu Display Manager, Adobe Acrobat Reader 6.0, Sun Microsystems Java Runtime, Intellisonic DXEC.02,dan CyberLink PowerDVD. Untuk mendukung tampilan gambar, Fujitsu pun didukung oleh grafik Intel 950 dengan dynamic video memory technology (DVMT) untuk menghasilkan gambar yang lebih baik. T4215 menggunakan hard drive 200 GB dengan kecepatan transfer 5.400 rpm dan dilindungi dengan Fujitsu 3D Shock Sensor.(CR-19)

Sumber:  SI
Berita Informasi Teknologi

08 Jan 2007

Tren Genteng Keramik

Asaki.or.id – Jakarta, Ketua Umum ASAKI menyebutkan perkembangan genteng keramik masih terkendala harga yang relatif mahal. Pemainnya memang belasan, tapi yang bisa disebut dalam artian yang cukup terkenal dengan coverage pemasaran cukup luas hanya 5-6 produsen: KIA, Kanmuri, Karangpilang, M-Class, dan Ikad.

Produksinya juga belum maksimal. Dari kapasitas terpasang 20 juta potong per bulan, yang terpakai baru sekitar 12 juta.” Jadi, masih sangat kecil,”katanya. Ia menambahkan, genteng keramik akan lebih berkembang kalau harganya lebih murah, di bawah Rp. 4.000,- per potong. Agar lebih murah produksinya mau tak mau harus massal.

Berkembangnya gaya arsitektur modern minimalis dalam beberapa tahun terakhir, juga berperan menghambat perkembangan genteng keramik. Genteng flat dinilai paling tepat mencitrakan gaya itu. Dan yang bisa memenuhinya genteng beton.Produsen genteng keramik harus men-setting ulang mesinnya untuk bisa memproduksinya. Dan itu biayanya mahal.

Hal itu diakui Yudhi Pusaka S., Marketing and Sales Manager PT. Ikad Ceramics Industrial (Kedaung Group), produsen genteng Ikad.”Genteng keramik itu dibakar sampai mengering sehingga ada sedikit gelombang.Beda dengan beton tidak mengalami suhu bakar. Bisa saja genteng keramik dibikin flat, tapi harus diberi rangka agar tidak mengembang. Tapi, bikin mouldnya mahal sekali,” katanya.

Harga genteng beton juga lebih murah sehingga lebih dipilih developer untuk menyiasati kenaikan harga bahan bangunan. Di satu sisi bisa memenuhi tren desain yang berkembang, di sisi lainharganya lebih murah. Dengan kondisi seperti itu jangan heran tren genteng keramik masih berpusing di seputar teknologi interlocking.

Ikad misalnya, awal 2007 melansir genteng double interlock ( memiliki pengunci di sisi atas dan samping ). Genteng itu sebenarnya sudah diproduksi sejak 1998 tapi kebanyakan untuk pasar ekspor ( Malaysia dan Eropa ). Menurut Yudhi, Ikadlah yang pertama membuat genteng double interlock secara lokal.

“Sebelumnya baru ada genteng interlock impor yang harganya mahal,”katanya. Ikad double interlock hanya tersedia dalam warna terakota natural untuk pasar retail. Sedangkan untuk pesanan khusus bisa warna – warna lain. Mengenai genteng keramik lain yang juga disebut double interlock, ia menyatakan interlocknya hanya menutup, tidak mengunci.

“Istilahnya double interlock banci.Kalau Ikad Double interlock benar – benar menutup dan mengunci. Ibaratnya, kalau ada angin puting beliung pun tidak akan lepas. Jadi, hanya kami yang punya genteng double interlock. Pemasangannya mudah dan presisi,”ujarnya.

KIA juga masih mengandalkan genteng KIA interlock yang juga mengklaim memiliki dua sisi pengunci,” semua bilang interlock, tapi ada yang hanya satu sisi atau hiasan saja. Yang ini the real interlock. Kita garansi tidak ada kebocoran sampai nol persen. Kunci melihat interlock itu di belakang genteng. Lihat bisa mengunci atau tidak,” kata Elvis Samallo, Product Manager PT. KIA.

Ia menambahkan, genteng itu juga sesuai dengan tren minimalis karena lebih flat dan glossy dengan warna natural,” Jadi tren rumah saat ini bisa dibilang cocok dengan genteng KIA interlock,”ujarnya. Hanya ia mengakui, genteng yang dilansir Januari 2006 dengan warna – warna anggur dan kopi ( diamond grape, opal green, garnet coffe, citrine brown) itu mengalami kendala dalam pemasaran.

” Untuk pemasangan genteng secara random dengan warna-warna berbeda pada atap, masyarakat kita belum terbiasa. Apalagi dengan warna agak keunguan itu,”katanya mengenai genteng yang juga tersedia dalam tipe multicolor itu. Karena itu KIA sedang mengevaluasi genteng tersebut untuk di relaunching tahun depan.

Begitu pula KANMURI, produksi PT. Satya Jaya Trading COY dan Ceris yang diimpor Lafarge dari Thailand, disebut sebagai genteng keramik double interlock. Menurut Dedy Rudiyanto, Product Manager PT. Lafarge Roofing Indonesia, Ceris didesain dengan dua pengunci yang disebut underlocked di bagian bawah dan coverlocked di bagian samping atas sehingga mengunci secara presisi.

Sumber:  Estate, Edisi Januari 2007
Berita Informasi Teknologi

11 Sep 2006

Batubara untuk kebutuhan industri

Asaki.or.id – Jakarta, Indonesia dan Jepang bekerjasama membangun pabrik peningkatan kalori batu bara melalui teknologi upgrade brown coal (UBC) di Asam-Asam, Kalimantan Selatan. Penandatanganan nota kesepahaman itu berlangsung Jumat (8/9) dan disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro. Pasokan batubara kalori rendah untuk pabrik UBC akan disediakan oleh PT Arutmin. Sementara, Japan Coal Energy akan bertindak sebagai pembeli siaga. Kontraktor pembangunan pabrik sendiri adalah Kobe Steel bekerjasama dengan Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pembangunan pabrik tersebut dibiayai oleh Jepang sebesar 50 persen. Sementara sisanya akan ditanggung oleh PT Arutmin dan Kobe Steel. Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro menyatakan pemerintah akan terus mendorong pembangunan pabrik UBC di Indonesia karena pasarnya sangat menjanjikan. Batubara itu juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan industri termasuk pasokan batubara bagi pembangkit PLN

Sumber:  Metro TV
Berita Informasi Teknologi

29 Jun 2006

Mini Gadget dengan Fungsi Maksimal

Asaki.or.id – Jkt, Ukurannya yang tergolong mungil ternyata tidak menghalangi keenam gadget rekomendasi Cosmo berikut untuk menghadirkan fitur yang memukau :

1. Creative Travel Sound 200, portable speaker berdimensi 56x175x68mm, yang bisa digunakan untuk portable CD, MP3, dan notebook ( harga: Rp. 339.000,- )

2. Sanyo Xacti VPC-C6, digital movie trendy dengan dimensi 68x108x23mm dan total resolusi hingga 6.37megapixel, lensa zoom high refraction glass, format rekaman MPEG-4 dan dilengkapi digital image stabilizer. (harga: Rp. 5.500.000,- )

3. Samsung YP-Z5F, portable audio player dengan ukuran 42.2×89.8×12.3mm, memori internal 4GB, 3D surround sound, raduo FM, voice recorder, photo slide show. ( Harga : by request )

4. Nokia 7380, stylish phone berukuran 114x30x20mm dan berat 80 gram, dengan fasilitas MP3, bluetooth, 52MB memori internal, kamera VGA 2megapixel. ( Harga : Rp. 4.000.000,- )

5. Sony DSC-T30, sleek digicam dengan resolusi 7.2megapixel, double anti-blur solution, slide show with select music palyback, picture effects colour models, dan 3x optical zoom. ( Harga : Rp. 4.749.000,-)

6. Genius Eye 331Q, webcam mungil dengan desain mewah dan teknologi top-notch, untuk menghasilkan tampilan yang berbeda saat bervideo chatting. ( Harga : US$ 49.99 )

Sumber:  Cosmo
Berita Informasi Teknologi

10 May 2006

Microsoft Announces Online Gaming Service

Asaki.or.id – Los Angeles, LOS ANGELES – Microsoft Corp. co-founder Bill Gates on Tuesday announced a cross-platform gaming service that integrates games played on cell phones, Xbox 360 consoles and the upcoming Windows Vista operating system. The “Live Anywhere” service will be available as part of Windows Vista, Microsoft’s next-generation PC operating system. The consumer version is scheduled for release early next year. “It means that you have one online community,” Gates said in a news conference. “This platform can really unleash developers to do amazing new things.” The system would extend the company’s existing Xbox Live service for the Xbox 360 console into millions of Internet-enabled PCs and cellular phones. No pricing information on the new service was announced. In recent months, Microsoft has been pushing a number of online services that it hopes will boost revenue as markets for its traditional software become increasingly saturated. The company expects to make money off such efforts through a mixture of subscription fees and advertising. “The vision here is each platform plays its own role. We really think we’re in a unique position,” Gates said Tuesday. “Microsoft is probably the only company that can pull this off.” In a demonstration, an Xbox 360 gamer using Live Anywhere was able to send an invitation to a friend on a PC. After the PC user agreed, the two connected for a cross-platform online gun battle. In another example, a race car’s stats were modified on a cellular phone, its appearance was edited in a paint program on the PC and then it was raced on a track on the Xbox 360. Microsoft said it has sold about 3.2 million Xbox 360s so far — about half of them are used online. By the time rivals Nintendo Co. and Sony Corp (NYSE:SNE – news). release their systems by the end of the year, Gates said Microsoft should have a 10 million unit head start and a selection of 160 Xbox 360 games. Microsoft Vice President Peter Moore said the early launch of Xbox 360 gives the company a huge advantage going forward, saying the company was already on the “second generation of the next generation.” Live Anywhere highlighted a slew of announcements from the Redmond, Wash.-based company. The company also said it would sell an HD-DVD player for high-definition movies in time for the holidays, but it did not release a price. Also announced was an Xbox Live Vision video camera, a wireless headset and a wireless racing wheel available this fall. Finally, Microsoft appeased anxious gamers who cheered following a demonstration of the sci-fi shooter “Halo 3,” due sometime in 2007. Earlier in the day, Nintendo Co. executives emphasized unusual games over glitzy graphics and said the video game industry must find new ways to broaden its appeal if the industry wants to keep growing. The company did not release pricing details on its Wii console and instead showed off the system’s unique controller, which can be swung around to control golf swings and sword strikes on the screen. Company officials also confirmed the Wii would launch sometime in the fourth quarter of 2006. On Monday, Sony Corp. said two versions of its PlayStation 3 will launch in North America on Nov. 17 as part of a worldwide simultaneous launch — a $499 version with a 20 gigabyte hard drive and another with a 60 gigabyte drive for $100 more. Availability had been pushed back from a spring release. The $499 base price is $100 more than rival Microsoft’s current top-of-the-line Xbox 360. Sony also showed off the PS3′s new controller, which can sense motion like the Wii system. Sony, Microsoft and Nintendo are vying for control of the video game industry, which according to market research firm NPD Group, saw sales drop 5 percent to $7 billion in the United States last year. Much of it is blamed on consumers’ desire to hold out for the PS3 and Wii. The company presentations are a preview of sorts for the Electronic Entertainment Expo in Los Angeles, the video game industry’s largest annual conference.

Sumber:  AP